Kemendag dan Meta Latih 200 UMKM Memanfaatkan AI untuk Ekspansi Pasar

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Meta Indonesia dan UKMINDONESIA.ID memperkuat kemampuan digital 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Gapai Pasar Global dengan AI. Program yang dilaksanakan di Bandung, Batam, dan Jakarta ini bertujuan membantu pengusaha lokal memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke pasar internasional. Hasil pendampingan turut diperkenalkan dalam forum bisnis Trade Expo Indonesia 2026 pada 15 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan bisnis UMKM, terutama untuk meningkatkan kemampuan riset pasar, penyusunan konten promosi, komunikasi dengan calon pembeli, dan kesiapan ekspor.
Kolaborasi Kemendag dan Meta Perkuat Kemampuan AI Pengusaha Lokal
Instansi pemerintah yang menangani sektor perdagangan bersama Meta Indonesia dan UKMINDONESIA.ID menyelenggarakan program Gapai Pasar Global dengan AI sebagai langkah memperkuat kemampuan pemasaran digital. Program tersebut memberikan pelatihan kepada 200 UMKM di sejumlah lokasi kegiatan, yaitu Bandung, Batam, dan Jakarta. Dengan penyelenggaraan program ini, para peserta dapat mengenal pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung pemasaran produk. Fokus penting program ini adalah memperkuat kesiapan UMKM memasuki pasar global. Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan peran peningkatan kapasitas usaha dalam memperluas kesempatan pemasaran produk Indonesia.
Capaian kolaborasi tersebut menjadi perhatian dalam forum bisnis bertajuk Go Global with AI: Unlocking New Markets with Meta Indonesia yang berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Pertemuan bisnis ini menjadi salah satu kegiatan Trade Expo Indonesia ke-41 yang digelar sepanjang 14 sampai 18 Oktober 2026. Dalam kesempatan itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pengusaha kecil dan menengah untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Berdasarkan penekanan dalam forum tersebut, keunggulan produk membutuhkan strategi penjualan yang sesuai. Berdasarkan kebutuhan tersebut, teknologi digunakan sebagai pendukung pengembangan pemasaran, bukan pengganti kualitas produk.
Materi Pelatihan AI untuk Riset Pasar dan Pemasaran Digital UMKM
Pelatihan Gapai Pasar Global dengan AI mencakup sejumlah materi praktis yang mendukung kesiapan pemasaran internasional. Peserta memperoleh pembekalan mengenai pencarian peluang perdagangan luar negeri, pengembangan katalog pemasaran, serta praktik pemasangan iklan melalui Meta Advantage+. Untuk seri pelatihan yang diselenggarakan di Jakarta, terkurasi 100 peserta dari 580 pendaftar. Proses seleksi ini menggambarkan ketertarikan terhadap peningkatan keterampilan digital. Berkat pendekatan pembelajaran aplikatif, pelaku UMKM dapat memahami penerapan AI pada kegiatan usahanya.
Selain mengikuti pembelajaran awal, pelaku usaha yang mengikuti rangkaian di Jakarta mendapatkan pendampingan intensif selama tujuh hari untuk memperbaiki pengelolaan kampanye pemasaran dan menjaring calon pembeli. Proses pembinaan tambahan dapat membantu penerapan keterampilan karena pengusaha masih perlu menyesuaikan strategi dengan karakter produk. Sebagai contoh, pengelola usaha bisa mengevaluasi hasil kampanye untuk menentukan materi pemasaran yang lebih relevan. Walaupun proses pengembangan berjalan terarah, peningkatan transaksi tidak dapat dijamin hanya melalui penggunaan AI. Evaluasi yang konsisten menjadi dasar pengambilan keputusan pemasaran.
Pemanfaatan AI untuk Meningkatkan Efektivitas Pemasaran UMKM
Kecerdasan buatan bisa digunakan dalam menunjang berbagai aktivitas pemasaran. Salah satu penerapan penting adalah pengumpulan informasi pasar untuk memahami karakter pasar sasaran. Dengan menggunakan perangkat AI, pemilik usaha berkesempatan membandingkan kebutuhan konsumen secara lebih sistematis. Untuk kebutuhan promosi, AI dapat membantu membuat rancangan deskripsi produk dalam bahasa calon pembeli. Misalnya, produsen kerajinan tangan berkesempatan menyusun informasi produk untuk pasar luar negeri. Namun, hasil AI perlu diperiksa sebelum dipublikasikan agar pesan promosi tidak menyesatkan pembeli.
Penerapan kecerdasan buatan berpotensi mempermudah penanganan pertanyaan konsumen secara digital. Melalui kolaborasi pelatihan tersebut, Meta Indonesia memperkenalkan fitur Personalized AI dan Meta Business Agent yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pesan pemasaran serta pengelolaan respons percakapan. Bagi UMKM dengan sumber daya terbatas, dukungan otomatisasi dapat membantu mengurangi pekerjaan berulang. Meski menawarkan kemudahan, keterangan produk harus diperbarui sesuai stok dan ketentuan penjualan. Pertanyaan yang memerlukan keputusan khusus perlu ditangani langsung oleh pengelola usaha. Sebagai langkah perlindungan, pengelolaan percakapan wajib memperhatikan keamanan data.
Kesiapan Produk dan Pemasaran Digital untuk Ekspansi Internasional
Penggunaan alat pemasaran digital dapat mendukung persiapan ekspansi, tetapi kesiapan produk tetap menjadi faktor utama. Pada tahap awal memasuki pasar internasional, pemilik bisnis harus mengevaluasi standar mutu barang, kemampuan memenuhi pesanan, dan dokumen ekspor yang relevan. Misalnya, barang konsumsi berbasis pangan mungkin membutuhkan dokumen keamanan pangan sesuai wilayah konsumen sasaran. Informasi regulasi tersebut perlu diverifikasi kepada lembaga berwenang. Melalui perencanaan ekspor yang menyeluruh, peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti secara lebih terarah.
Di samping menyiapkan standar perdagangan, pengusaha perlu memperhatikan kebutuhan keuangan perdagangan lintas negara. Pengeluaran pembuatan barang, perlengkapan pengiriman internasional, transportasi dan logistik, serta fluktuasi nilai tukar berpotensi menentukan kelayakan transaksi. Perangkat bantu pengolahan informasi dapat digunakan untuk menyusun simulasi, tetapi angka aktual harus berasal dari penawaran dan data nyata. Di samping itu, katalog produk yang informatif perlu disediakan dalam bahasa yang sesuai. Strategi pengembangan semacam ini dapat meningkatkan kualitas komunikasi bisnis.
Trade Expo Indonesia 2026 Buka Peluang Tindak Lanjut bagi UMKM
Salah satu hasil penting dari program Gapai Pasar Global dengan AI adalah penyusunan Katalog Siap Ekspansi Global. Dalam pertemuan bersama Meta Indonesia, pihak Meta menyampaikan secara simbolis katalog tersebut kepada Menteri Perdagangan Budi Santoso. Materi pengenalan usaha tersebut memuat profil peserta dan produk unggulan yang telah mengikuti proses pembelajaran. Berkat penerapan keterampilan yang diperoleh, pengusaha berkesempatan menyusun presentasi bisnis yang lebih terarah. Meski demikian, publikasi katalog belum menjamin terjadinya transaksi.
Sesudah peserta memperoleh pembekalan pemasaran, langkah tindak lanjut yang direncanakan berkaitan dengan kesiapan ekspor. Sebagai bagian dari dukungan Kemendag, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri berperan dalam dukungan akses perdagangan. Topik pembekalan berikutnya berkaitan dengan pengetahuan pengiriman internasional, dokumen dan kesepakatan bisnis, serta pertemuan antara pemasok dan buyer. Bagi pelaku Bisnis, dukungan tersebut dapat membantu akses terhadap jaringan perdagangan baru. Realisasi transaksi setelah penjajakan tetap membutuhkan negosiasi dan kemampuan menjaga komitmen perdagangan.
Rangkuman Program AI untuk Mendorong UMKM Menembus Pasar Global
Kerja sama Kemendag bersama Meta Indonesia dan UKMINDONESIA.ID melalui program Gapai Pasar Global dengan AI memberikan contoh pengembangan kapasitas dalam meningkatkan keterampilan pemasaran pengusaha lokal. Pendampingan yang menjangkau 200 pelaku usaha di Bandung, Batam, dan Jakarta memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk analisis peluang perdagangan global, penyusunan katalog, dan peningkatan komunikasi dengan calon pembeli. Dengan pendekatan pelatihan praktis, UMKM memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan pemasaran. Meski manfaatnya cukup luas, penerapan AI tetap harus disertai verifikasi informasi serta pengelolaan operasional yang terukur.
Dari sudut pandang UMKM, manfaat strategis kegiatan pelatihan adalah perlunya menggabungkan teknologi dengan kemampuan bisnis. Perangkat digital mampu menjadi alat bantu pemasaran, tetapi pertumbuhan usaha bergantung pada strategi yang konsisten. Dengan perencanaan pemasaran yang tepat, penjagaan mutu barang, serta pemanfaatan jaringan perdagangan, usaha lokal mempunyai peluang memperluas jangkauan pasar. Jika Anda pernah menggunakan AI untuk bisnis, sampaikan pandangan mengenai manfaat teknologi tersebut dalam mengembangkan pemasaran UMKM.








